Peringatan Hari Kesadaran Nasional : ASN Harus Perkuat Integritas dan Nilai BerAKHLAK

Dipublikasikan 17 Jun 2026 14:06

Gambar Peringatan Hari Kesadaran Nasional : ASN Harus Perkuat Integritas dan Nilai BerAKHLAK

Peringatan Hari Kesadaran Nasional : ASN Harus Perkuat Integritas dan Nilai BerAKHLAK

 

Kesadaran seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh berhenti pada pemahaman terhadap tugas dan fungsi jabatan semata, melainkan harus menyentuh kesadaran yang lebih dalam bahwa setiap pekerjaan, pelayanan, dan keputusan yang diambil berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Sambutan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, Hj. Mamluatul Chair pada Upacara Hari Kesadaran Nasional Bulan Juni yang berlangsung di Halaman Bale Mentaram, Rabu (17/06/2026).

 

“Kesadaran tidak lahir karena diawasi, tetapi karena memahami bahwa setiap amanah yang kita emban akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” demikian bunyi sambutan tersebut.

Dalam kesempatan itu, ASN diingatkan bahwa pentingnya menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku dan budaya kerja seluruh aparatur.

“Nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK harus terus menjadi pedoman dalam bekerja. Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus tercermin dalam perilaku dan budaya kerja sehari-hari,” lanjutnya

Hj. Mamluatul Chair mengaitkan peringatan Hari Kesadaran Nasional kali ini dengan beberapa momentum penting yang berlangsung hampir bersamaan. Umat Islam baru saja memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang mengandung makna hijrah menuju perubahan yang lebih baik, baik dari sisi sikap, pola pikir, maupun tindakan. Pada hari ini, umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan yang sarat pesan spiritual tentang kemenangan Dharma atau kebaikan atas Adharma atau keburukan. Melalui momen ini, dirinya turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Kota Mataram yang merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Selain dua momentum keagamaan tersebut, Kota Mataram juga baru saja menjadi tuan rumah kegiatan Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa integritas dan budaya antikorupsi harus terus dipelihara dan diperkuat oleh seluruh aparatur pemerintah.

“Predikat Kota Mataram sebagai Percontohan Kota Antikorupsi tentu menjadi kebanggaan bersama. Namun pada akhirnya, kota antikorupsi tidak dibangun oleh slogan dan penghargaan, melainkan oleh perilaku sehari-hari aparatur yang berintegritas,” tegasnya

Rangkaian momentum besar yang berdekatan ini, memberikan pesan yang sangat relevan bagi seluruh ASN untuk terus melakukan refleksi diri, memperkuat integritas, dan memperbarui komitmen dalam menegakkan nilai-nilai kebaikan. Bagi ASN, nilai-nilai itu diwujudkan melalui kedisiplinan dalam bekerja, kejujuran dalam menjalankan amanah, profesionalisme dalam memberikan pelayanan, serta komitmen menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Mengakhiri sambutannya, Sekretaris Diskominfo tersebut mengingatkan bahwa, tantangan pembangunan daerah ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, seluruh aparatur dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan kualitas pelayanan yang diberikan.

“Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh kesadaran, integritas, dan semangat pengabdian seluruh aparatur yang menjalankannya,” pungkasnya.