Wujudkan Satu Data Kota Mataram, Diskominfo Perkuat Kolaborasi Perencanaan dan Verifikasi Data 2027

Dipublikasikan 13 Oct 2026 18:55

Gambar Wujudkan Satu Data Kota Mataram, Diskominfo Perkuat Kolaborasi Perencanaan dan Verifikasi Data 2027

Wujudkan Satu Data Kota Mataram, Diskominfo Perkuat Kolaborasi Perencanaan dan Verifikasi Data 2027

 

MATARAM — Keberadaan data yang valid bagaikan sel dalam anatomi tubuh manusia, sebuah elemen paling mendasar yang menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan seluruh proses pembangunan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, H. M. Ramadhani, dalam acara Rapat Forum Data Kota Mataram yang membahas pengisian dan verifikasi daftar data 2027 di Ruang Rapat Bappeda Kota Mataram, Selasa (13/10/2026).

 

"Dalam anatomi tubuh, data itu ibarat sel. Ia adalah hal paling mendasar yang menentukan keberhasilan perencanaan, pengendalian, evaluasi, hingga pelaporan pembangunan daerah," tegasnya.

 

Rapat koordinasi dan verifikasi ini digelar untuk menyelaraskan persepsi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data. Kepala Diskominfo menyoroti pengalaman masa lalu di mana pengumpulan data sering kali tidak fokus pada indikator yang dibutuhkan, sehingga anggaran dan energi terbuang tanpa mampu menjawab Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Daerah (IKD).

 

"Sering terjadi kita sibuk mendata hal yang tidak kita butuhkan, sementara yang benar-benar kita perlukan justru tidak terdata. Akibatnya kerja kita seolah sia-sia dan tidak bisa menjadi acuan pengukur kinerja. Ke depan, tidak boleh lagi ada pencarian data parsial atau sekadar insidental," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, H. M. Ramadhani juga menguraikan skema kolaborasi dan pembagian peran pilar utama pengelola data Kota Mataram yaitu, Diskominfo sebagai Walidata yang mengelola, memverifikasi, dan mengintegrasikan sistem, BPS (Badan Pusat Statistik) sebagai Pembina Data yang memastikan kriteria teknis, metodologi, dan standar kualitas data terjaga sesuai undang-undang, Bappeda sebagai Sekretaris Forum Satu Data yang mengarahkan keterkaitan data dengan dokumen perencanaan daerah (RPJP/RPJMD) serta OPD Teknis sebagai Produsen Data yang bertanggung jawab atas keakuratan data sektoral sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

 

Poin kritis lain yang ditekankan adalah pentingnya efisiensi alokasi anggaran berbasis data. Dengan daftar data yang lengkap, valid, dan terverifikasi sejak awal, Pemkot Mataram memastikan anggaran program di tiap OPD teralokasi secara tepat sasaran dan tepat guna.

 

Dukungan teknologi digitalisasi juga menjadi kunci utama agar budaya kerja birokrasi bergeser dari cara-cara lama yang lambat menuju pelayanan data cepat (real-time).

 

"Pertemuan hari ini adalah kick-off bagi kita untuk merapikan data secara terukur. Memang memerlukan ketekunan dan proses yang panjang, namun dengan kesepakatan bersama antara Walidata, Pembina Data, Bappeda, dan OPD, kita jamin data yang dihasilkan kredibel dan siap digunakan pimpinan untuk pengambilan kebijakan," pungkasnya.

 

Output dari rapat verifikasi ini nantinya berupa Rancangan Daftar Data Kota Mataram Tahun 2027 yang final dan disepakati bersama sebagai acuan resmi pembangunan daerah.